Kamis, 28 November 2013

mahkluk lemah

sunyi datang menghampiri
angin berhembus seolah menyapa
tapi aku ingin sendiri
biarkan ku rasakan semua

saat mentari tak menyinari
senja masih menemani
aku masih berdiri dgn air mata dipipi ini
aku masih terdiam tanpa kata

saat ku tatap kembali senyum itu
pilu, entah apalagi yg harus ku ungkapkan
semua senyum itu bagaikan pantai dirampas ombak
bagaikan lautan yg tumpah

terlalu lemah hati ini
hanya untuk menatap seorang makhluk tuhan yg paling sempurna,
aku tak sanggup
ucapan kepalsuan apalagi yg harus kubuat
utk memberitahu seisi jagat bahwa aku tak lemah

andaikan langit teduh dapat mengungkapkan rasa hatiku
andaikan hujan dapat mewakilkan air mataku
andaikan angin dapat membawaku pergi
mungkin hatiku tak berontak

angin tetaplah angin
hujan tetaplah hujan
langit teduh tetaplah ia
takkan pernah menjadi aku
seorang makhluk lemah tanpa nama

Tidak ada komentar:

Posting Komentar