A.
Pengertian
Mobile Application
Mobile application adalah proses
pengembangan aplikasi untuk perangkat genggam seperti PDA, asisten digital
perusahaan, telepon genggam atau smartphone. Aplikasi ini sudah ada pada
telepon selama manufaktur, atau didownload oleh pelanggan dari toko aplikasi
dan dari distribusi perangkat lunak mobile platform yang lain.
Menurut Lee, Schneider & Schell
(2004), berikut beberapa anggapan yang salah mengenai mobile application :
a. Pengembangan
mobile applications dianggap lebih mudah.
Masyarakat merasa pengembangan
aplikasi untuk perangkat mobile jauh lebih mudah. Tapi kenyataannya lebih
sulit.
b. Pengembangan
aplikasi untuk mobile lebih cepat.
Terdapat gagasan bahwa
mengembangkan aplikasi pada perangkat mobile entah bagaimana lebih cepat.
Padahal sebenarnya, mungkin tidak lebih cepat atau lebih lambat dibandingkan
upaya pengembangan aplikasi lain. Itu semua tergantung pada kerumitan aplikasi
yang dikembangkan dan beberapa faktor yang lain.
c. Pengembangan
aplikasi mobile lebih murah.
Baik pengembangan aplikasi mobile
maupun perangkat tidak semuanya harus murah. Perangkat mobile itu sendiri tidak
murah jika Anda membandingkan biaya PC Pocket atau tablet PC dengan komputer
desktop yang terhubung. Pada saat Anda selesai membeli Pocket PC dan semua
aksesorisnya , ia mungkin sama mahalnya dengan desktop (dan mungkin lebih
mahal).
B.
Karakteristik
dan Keuntungan Penggunaan Perangkat Mobile
Karakteristik perangkat mobile dapat
dijabarkan sebagai berikut:
1. Ukuran
yang kecil.
Perangkat mobile memiliki ukuran
yang kecil. Konsumen menginginkan perangkat yang terkecil untuk kenyamanan dan mobilitas
mereka.
2. Memory
yang terbatas.
Perangkat mobile juga memiliki
memory yang kecil, yaitu primary (RAM) dan secondary(disk).
3. Daya
proses yang terbatas.
Sistem mobile tidaklah setangguh
rekan mereka yaitu desktop
4. Mengkonsumsi
daya yang rendah.
Perangkat mobile menghabiskan
sedikit daya dibandingkan dengan mesin desktop
5. Kuat
dan dapat diandalkan.
Karena perangkat mobile selalu
dibawa kemana saja, mereka harus cukup kuat untuk menghadapi benturan-benturan,
gerakan, dan sesekali tetesan-tetesan air.
6. Konektivitas
yang terbatas.
Perangkat mobile memiliki bandwith
rendah, beberapa dari mereka bahkan tidak tersambung.
7. Masa
hidup yang pendek.
Perangkat-perangkat konsumen ini
menyala dalam hitungan detik kebanyakan dari mereka selalu menyala
Ada beberapa alasan dan keuntungan
kenapa harus membuat perusahaan menjadi mobilize (Lee, Schneider & Schell,
2004) :
1. Meningkatkan
kehidupan manusia.
Solusi untuk mobile dapat
meningkatkan kualitas kehidupan dan pribadi seseorang. Seperti telepon selular
membantu para orangtua menghubungi dan mengontrol anak-anaknya.
2. Meningkatkan
fleksibilitas dan aksebilitas para pekerja.
Dengan memberikan solusi mobile,
para pekerja dapat diberikan fleksibilitas dari lokasi dan waktu yang berbeda.
3. Meningkatkan
keamanan para pekerja.
Menyediakan pekerja dengan informasi situasi
yang up to date dapat meningkatkan keamanan para pekerja, terutama jika mereka
bekerja pada lokasi yang berbahaya.
4. Meningkatkan
efisiensi dan produktivitas pekerjaan.
Solusi mobile juga membantu
mengeliminasi redundansi dalam aktivitas memasukkan data. Contohnya seperti
seseorang yang mencatat notes dalam rapat, orang tersebut harus kembali
mengetik dan memasukkan infomasi ke dalam komputernya.
5. Meningkatkan
akurasi dan ketepatan data.
Para pekerja yang sudah mobile
dapat menerima dan menyediakan informasi kepada sistem bisnis yang ada dengan
waktu yang diinginkan. Selain itu angka kesalahan dapat dikurangi dalam
aktivitas mengumpulkan dan melaporkan data.
6. Meningkatkan
proses bisnis yang sudah ada.
Para pekerja yang sudah mobile
dapat meningkatkan sistem bisnis yang sudah ada. Perusahaan juga dapat
meningkatkan dan mengeliminasi redundansi dalam aliran kerja.
7. Meningkatkan
kontrol inventori.
Perusahaan dapat menggunakan
perangkat mobile untuk membantu mencari dan memonitor perlengkapan dan aset
lainnya.
8. Meningkatkan
customer satisfaction
Customer satisfaction dapat
ditingkatkan begitu penjualan dan pelayanan menjadi lebih efisien dan
responsif. Dengan begitu pemasukan juga akan bertambah.
C.
Jenis
Aplikasi Mobile
Aplikasi mobile paling sederhana
mengambil aplikasi berbasis PC dan porting ke perangkat mobile. kini para ahli
mengembangkan aplikasi khusus untuk lingkungan mobile, mengambil keuntungan
dari keterbatasan dan keuntungan. Sebagai contoh, aplikasi yang menggunakan
fitur-fitur berbasis lokasi inheren dibangunkan dari chip micro mobile, ini
mengingat bahwa smartphone mobile tidak memiliki konsep yang dengan PC
komputer. Aplikasi seluler juga mungkin dikenal sebagai app, Web app, online
app, iPhone app atau smartphone app. berikut ini jenis- jenis aplikasi mobile :
1. Native.
Dalam
dunia pengembangan mobile, Anda juga dapat mengembangkan Native aplikasi mobile
untuk iOS, Android atau Windows, atau Anda dapat memilih dua rute lain yaitu
hybrid atau cross-platform. Sementara aplikasi Native menawarkan pengalaman
pengguna dan performa yang tak tertandingi, tidak setiap perusahaan memiliki
sumber daya untuk mengembangkan Native aplikasi
untuk setiap platform. sedangkan Cross-platform khusus menciptakan alternatif yang fleksibel,
efisien untuk menghasilkan aplikasi yang dapat berjalan pada berbagai platform
dan perangkat tanpa harus sepenuhnya ditulis ulang untuk masing-masing.
Native adalah sebuah aplikasi yang
ditujukan pada perangkat mobile Android, iOS, Symbian, Windows Phone, WebOS dan
lainnya. Aplikasi ini dirancang dengan menggunakan bahasa pemrograman seperti
Objective-C atau Swift dan Java, kemudian juga alat Software Development Kit
(SDK) yang ditanam (install) langsung kedalam perangkat mobile.
Aplikasi Native bisa berfungsi baik untuk
anda yang menginginkan penggunaan GPS, kamera, mikrofon, kompas, daftar kontak,
swipe gestures (layar sensor) dan sebagainya dimana juga bisa aktif ketika
koneksi internet tiada karena memiliki sistem notifikasi pada platform.
Aplikasi ini bisa anda dapati di Google Play atau App Store.
2. Website
Aplikasi
ini sedikit berbeda dengan Native apps, letak perbedaannya yaitu bahasa
pemrograman serta Mobile Website hanya dapat diakses ketika koneksi internet
aktif lalu juga tidak tersedia di Google Play dan App Store. Bahasa pemograman
yang digunakan aplikasi mobile website adalah html5, javascript, dan Active
Server Pages (ASP) ditambahkan komponen seperti php, database, CSS (Cascading
Style Sheets) ataupun lain sebagainya.
Aplikasi Mobile Website bisa anda akses
dan jalankan melalui URL (alamat situs) kemudian pada halaman tersebut akan
tampak pilihan “Memasang” lalu buatlah Bookmark, selesai. Maka anda dapat
melakukan “pencarian” atau browser apapun dari mobile website. Kegunaan samanya
yaitu sebagai GPS, tap-to-call, kamera, dll. Inilah mengapa, website app
menjadi sebuah aplikasi yang hingga sekarang masih populer pemakaiannya.
3. Hybrid
Aplikasi
Hybrid adalah sebuah aplikasi yang juga populer pada lingkaran mobile. Sebagian
penggunaan alat ini terdiri dari kedua perangkat aplikasi sistem yang telah
disebutkan diatas (Native dan Website), contoh> html5, css, javascript dan
php beserta alat lain seperti Apache Cordova, Rubymotion, Appcelerator Titanium
yang bakal dibungkus menjadi satu aplikasi mobile bernama Hybrid. Dengan fungsi
beragam, andaikan saja sebagai fitur kamera, GPS, penyimpanan data atau bisa
juga browser; aplikasi ini sangat tepat untuk anda download di Google Play-App
Store.
4. Mobile
Game
Mobile
Game merupakan sebuah aplikasi video game yang dikemas kedalam fitur Android,
iOS, smartwatch, PDA, media player portable atau kalkulator. Aplikasi ini
menggunakan pemrograman web dengan basis html5 dan php yang juga terdiri dari
sebagian perangkat aplikasi Hybrid. Keunggulan lain aplikasi Mobile Game yaitu
wallpaper menarik, ringtones, platform SMS murah dan masih banyak lagi.
D.
Perbedaan
Native Dan cross-platform
Aplikasi Native hanya dijalankan satu
platform karena mereka telah secara khusus ditulis untuk app itu, apakah itu
sebuah aplikasi iOS yang ditulis di Objective-C dan Swift, atau aplikasi
Android yang ditulis di Jawa dan Kotlin. Yang ditulis khusus untuk platform
tersebut memiliki keuntungan: kode dioptimalkan untuk sistem operasi, itu dapat
dijalankan secara native pada perangkat tanpa kompilasi atau bungkus web,
memiliki akses langsung ke fitur perangkat, dan memberikan pengguna paling
asli-perasaan user interface (UI).
Sedangkan untuk Aplikasi Cross-platform
memiliki keuntungan, mereka mengizinkan pengembang mobile untuk membuat satu
kode sumber untuk sebuah aplikasi yang menggunakan teknologi web yang umum,
yang kemudian mengubah platform ke kode untuk lingkungan asli. Manfaat? Ada
kinerja seperti aplikasi yang lebih asli daripada aplikasi hybird. Juga,
pengembang dapat menggunakan kembali kode yang sudah telah ditulis, membiarkan
platform menangani saat kompilasi. Hal ini lebih cepat dan lebih efektif.
ada 3 jenis aplikasi mobile yang
digadang-gadang bakalan booming pada tahun 2017 antara lain Niche Market,
Aplikasi GPS atau Real Time, dan Big Data. Ketiga aplikasi itulah yang menurut
pendapat seorang Chief Marketing Officer GDP Venture bernama Danny Wirianto
akan segera booming di era modern 2017
Niche Market adalah sebuah aplikasi
mobile yang mencakup berbagai aktivitas seperti motorcycle khusus buat pria dan
make up bagi wanita. Sedangkan Aplikasi GPS atau Real Time merupakan sebuah
aplikasi mobile yang berguna untuk menjalin hubungan baik antara pengusaha
bisnis terhadap konsumen dimana juga pengusaha dapat mengembangkan bisnisnya
melalui pantau area yang strategis. Kemudian Big Data yakni aplikasi mobile
diperuntukan bagi orang/pengguna internet yang suka membagikan data pribadi
atau personal dan juga bisa menyimpan data pribadi mereka sendiri.
SUMBER